Individuyang mengandung faktor K tanpa faktor M atau sebaliknya berfenotip putih, tetapi individu yang mengandung kedua faktor tersebut (K dan M) akan berfenotip ungu. Individu dengan genotip KKmm disilangkan dengan kkMM, menghasilkan fenotip ungu semua. F1 disilangkan sesamanya maka direoleh keturunan F2 dengan rasio fenotip
ini akan menyajikan soal-soal biologi sma untuk kelas 12 semester genap dengan topik utama Genetika, sub topik Pewarisan Sifat [ hukum Mendel ]. Soal-soal masih dikemas bentuk pilihan ganda [ multiple choice ], sesuai standar Ujian Nasional UN.
Beberapakesimpulan penting tentang hasil percobaan Mendel sebagai berikut. 1. Hibrid (hasil persilangan antara dua individu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama. 2.
Disilangkandua individu dengan genotip AaBb sesamanya, menghasilkan 64 individu. Apabila gen b homozigot letal, maka rasio F1 yang diperoleh antara normal : letal adalah. A. . Ujian Semester 2 (UAS / UKK) Biologi SMA Kelas 12
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. JawabanUntuk menentukan genotipe yang terbentuk dari persilangan tersebut, kita akan menggunakan hukum Mendel pertama hukum segregasi dan hukum Mendel kedua hukum percampuran bebas dalam pewarisan sifat-sifat adalah genotipe individu yang disilangkanIndividu 1 AaBbCcDdIndividu 2 AabbCCDdKita bisa memisahkan genotipe individu-individu tersebut ke dalam alel-alel yang terkandung dalam setiap genotipe, sebagai berikutIndividu 1Gen A A alel dominan dan a alel resesifGen B B alel dominan dan b alel resesifGen C C alel dominan dan c alel resesifGen D D alel dominan dan d alel resesifIndividu 2Gen A A alel dominan dan a alel resesifGen B b alel resesifGen C C alel dominan dan c alel resesifGen D D alel dominan dan d alel resesifSekarang kita bisa menggunakan hukum Mendel pertama untuk menentukan alel mana yang akan diwariskan dari masing-masing genotipe. Hukum Mendel pertama menyatakan bahwa pada meiosis, alel-alel yang berpasangan akan terpisah dan hanya satu alel yang akan diwariskan ke individu 1 AaBbCcDd, kita bisa menentukan alel yang mungkin diwariskan sebagai berikutGen A A atau aGen B B atau bGen C C atau cGen D D atau dDari individu 2 AabbCCDd, kita bisa menentukan alel yang mungkin diwariskan sebagai berikutGen A A atau aGen B bGen C C atau cGen D D atau dKemudian, kita bisa menggunakan hukum Mendel kedua untuk menggabungkan alel-alel yang diwariskan dari individu-individu tersebut. Hukum Mendel kedua menyatakan bahwa alel-alel yang berbeda akan mengalami percampuran bebas dalam pembentukan kombinasi alel-alel yang diwariskan dari individu 1 dan individu 2, kita bisa menyusun genotipe yang mungkin terbentuk dari persilangan tersebutGen A A atau aGen B B atau bGen C C atau cGen D D atau dSehingga, genotipe yang terbentuk dari persilangan tersebut bisa beragam, antara lain1. AaBbCcDd2. AaBbCcdd3. AaBbcCDd4. AaBbcCdd5. AaBbCCDd6. AaBbCCdd7. AaBbcCDd8. AaBbcCdddan sebagainya, tergantung pada kombinasi alel-ale
disilangkan individu dengan genotip aabbccdd dengan aabbccdd